Hard Disk

Hard disk adalah sebuah device yang digunakan sebagai media penyimpanan data pada suatu komputer. Pada server , hard disk adalah perangkat yang sangat vital karena berfungsi sebagai penyimpanan data yang diperlukan oleh PC klien.

Hard disk server secara fisik sama seperti hard disk pada umumnya, ada yang berukuran 3.5″ atau sering disebut LFF (Large Form Factor) dan ada juga yang berukuran 2.5″ atau sering disebut juga SFF (Small Form Factor). Saat ini hard disk yang digunakan untuk server ada 3 jenis yaitu SATA, SAS dan SSD. Untuk mengetaui lebih lanjut mengenai teknologi hard disk  silahkan dibaca ulasan di bawah :

SCSI (Small Computer System Interface). Merupakan hard disk standard server yang dahulu umum digunakan. Untuk saat ini hard disk SCSI sudah ditinggalkan dan diganti dengan generasi yang baru yaitu SAS (Serial Attached SCSI). Harddisk SCSI menggunakan teknologi transfer data secara parallel dengan transfer rate maksimum 320MB/s akan tetapi berbeda dengan teknologi ATA dimana pada hard disk ATA jika menggunakan lebih dari satu hard disk  maka harus dipasang  menggunakan mode  Master-Slave yang kerjanya bergantian antara master dan slave. Untuk SCSI semua hard disk yang dipasang bekerja bersamaan (melakukan read/write secara simultan) sehingga lebih cepat dan efisien. Pada satu kabel SCSI maksimum dapat dipasang 16 hard disk.

Pada hard disk SCSI terdapat 2 tipe secara fisik yaitu SCSI dengan konektor 80-pin dan konektor 68-pin. SCSI dengan 80-pin adalah hard disk yang digunakan untuk fiturhotplug (memasang atau mencabut tanpa mematikan server) sedangkan SCSI 68-pin tidak memiliki fitur tersebut, sehingga bila ingin mencabut atau memasang harddisk harus mematikan server terlebih dahulu. Kabel yang digunakan untuk SCSI adalah kabel pararel yang pada ujung kabel diberi alat yang disebut sebagai terminator yang berfungsi untuk meredam adanya tegangan balik akibat dari transfer rate yang cepat sehingga tidak mengacaukan pembacaan data pada hard disk lain.

SCSI68

SCSI 68 pin

SCSI80

SCSI 80 pin

SATA  (Serial ATA). Hard disk  SATA merupakan hard disk pengganti hard disk dengan teknologi ATA (teknologiparallel). Hard disk SATA menggunakan teknologi serial transfer data yang diklaim lebih baik dan lebih cepat dibandingkan dengan teknologi parallel . Hard disk SATA pada server umumnya disebut sebagai SATA Enterprise. Hard disk SATA server  juga mendukung fitur hotplug dimana hard disk dapat dipasang dan dicabut ke dan dari server tanpa harus mematikan server terlebih dahulu. Untuk tipe hard disk SATA yang digunakan pada server berbeda dengan hard disk SATA yang digunakan pada PC desktop atau laptop, hard disk SATA yang digunakan pada server didesain untuk bekerja non stop (24×7) dan mendukung teknologi RAID.

Beberapa kelebihan hard disk SATA dibanding hard disk IDE :

  • Pengiriman DATA menggunakan komunikasi serial, data dikirim dalam bentuk paket data sehingga jika terjadi kesalahan bit maka hanya paket tersebut yang akan dikirim ulang. Sedang ATA menggunakan pengiriman DATA secara langsung bersamaan, jika terjadi kesalahan maka akan mengulang pengiriman seluruh bit data.
  • SATA memiliki transfer data lebih tinggi dibanding ATA yaitu 150MB/s (SATA1), 300MB/s (SATA2), dan 600MB (SATA3)  sedang ATA hanya memiliki transfer data 100MB/s dan 133MB/s.
  • SATA memiliki fitur hotplug dimana hard disk dapat dipasang dan dilepas tanpa mematikan server terlebih dahulu.
  • SATA bersifat hotplug, dimana harddisk dapat dipasang dan dilepas tanpa harus mematikan server (konsep hotswap pada server)
  • SATA menggunakan konektor serial seperti USB sedangkan untuk ATA menggunakan konektor paralel 40-pin.

SATA

Konektor SATA

SAS  (Serial Attached SCSI) : Merupakan hard disk generasi terbaru sebagai pengganti SCSI dimana SAS menggunakan teknologi komunikasi serial (sedang SCSI menggunakan teknologi komunikasi parallel). Hard disk SAS memiliki konektor kusus mirip dengan konektor hard disk SATA dan memiliki transfer data yang lebih baik dibanding dengan SCSI.

Berikut adalah beberapa kelebihan hard disk SAS dibanding dengan hard disk SCSI :

  • SAS tidak membutuhkan terminator seperti pada hard disk SCSI
  • SAS memiliki jalur point to point ( dedicated line) sedang SCSI menggunakan jalur multidrop dimana lebih dari satu hard disk dihubungkan pada kabel yang sama.
  • SAS memiliki transfer data yang lebih cepat (600MB/s)  dibanding SCSI ( 320MB/s).
  • SAS memiliki transfer data half duplex, sedang SATA half duplex.

SAS

SAS konektor

Table perbandingan SATA Desktop, SATA Server dan SAS

SATA Desktop SATA Enterprise SAS 
MTBF 700.000 1.200.000 1.200.000
Power on Hours 8 hours x 5 days 24 hours x 7 days 24 hours x 7 days
Rotational Vibration 6 rad/s2 12.5 rad/s2 12.5 rad/s2
Data Integrity Parity IOEDC IOEDC
Interface Port Single Single Dual
Duplex Half Half Duplex
IOECC Write Write Read/Write

Sumber-sumber :

  1. Gita Surya Wijaya. 2008. Bedah Total Server. Jakarta : Info komputer
  2. http://www.seagate.com/au/en/internal-hard-drives/enterprise-hard-drives/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: