Konfigurasi Bridge (Bridging)

Konfigurasi bridge atau bridging adalah digunakan agar satu device NIC bisa diakses atau digunakan untuk banyak aplikasi, dan kususnya disini diperuntukan untuk virtualisasi. Jadi agar virtualisasi bisa mengkases LAN atau NIC fisik sebuah server atau komputer , LAN atau NIC tersebut harus dikonfigurasi sebagai bridge, jika tidak maka virtual machine tidak akan bisa mengakses jaringan.

Untuk melakukan instalasi bridge ketikan perintah¬† “yum -y install bridge-utils“.

Setelah brigde-utils sudah diinstal, maka lakukan konfigurasi bridge seperti dibawah ini :

  1. Masuk ke linux dengan privilege root.
  2. Buat file ifcfg-br0 dengan perintah “nano /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-br0
  3. Isikan “DEVICE=br0”, “ONBOOT=yes”, “TYPE=Bridge”, “IPADDR=<IP server>”,”NETMASK=<netmask server>”, “GATEWAY=<gateway>”, dan parameter penting lain untuk jaringan jika dibutuhkan seperti MTU dan DNS. Simpan konfigurasi dengan menekan <CTRL><X> bersamaan, lalu tekan huruf “Y” pada keyboard lalu tekan <Enter>.
  4. Ubah konfigurasi pada file yang berhubungan dengan NIC contohnya eth0 dengan perintah “nano /etc/sysconfig/network-script/ifcfg-eth0“, lalu tekan <Enter>. Lalu simpan dengan menekan <Ctrl><X> , kemudian tekan <Y> lalu tekan <Enter>.
  5. Restart service network dengan perintah “service network restart“.
  6. Untuk melihat apakah konfigurasi bridge benar atau tidak ketikan “ifconfig“. Jika muncul br0 maka konfigurasi benar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: